Hanya itu

Posted: January 10, 2011 in poets

Meski aku lelah memikirkan ini semua, ternyata aku gagal mengalihkan pandangan darimu, meski sesaat.”

 

aku ingin dekat denganmu

pada saat yang sama ingin menjauhi dirimu

Aku ingin mengetahuimu

pada saat yang bersamaan menolak mengetahuimu

Aku ingin memandangmu

pada saat bersamaan malu memandang

 

hingga akhirnya muncullah celah yang semakin lebar

akupun tak mampu lagi menahan kepingan kaca di dalam genggamanku

tapi akupun takkan menjatuhkannya karena ….

hanya itu yang tersisa

*Hanya itu*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s